Hai selamat sore teman teman.....
Sudah lama tak jumpa ya teman teman semua, kapan ya kita terakhir aktif? sepertinya sudah lama ya...
Alhamdulillah dimas disini sudah bekerja teman teman. dimas diterima sebagai anggota TNI AD dan berdinas di Jawa Timur.
Dimas mau sedikit berbagi pengalaman nih teman teman, mulai dari dimas mendaftar menjadi Anggota TNI AD sampai diterima menjadi Anggota TNI AD. Semoga dapat memberikan wawasan dan menjadikan motivasi buat teman teman kedepannya ya...
Jadi begini teman teman, waktu itu pada tahun 2016/2017 dimas menghadiri pelantikan kakak sepupu dimas teman teman. Awal mulanya adalah dimas merasa bangga melihat Kakak kakak tentara yang baru dilantik dan mulai muncul pemikiran kalau dimas harus bisa menjadi seperti kakak kakak tentara yang baru dilantik itu.
Lalu sepulangnya dimas dari pelantikan tersebut, dimas memulai semuanya teman teman. Dimas memulai melaksanakan latihan fisik teman teman, berhubung berat badan dimas waktu itu mencapai 104Kg hehe, jadi dimas memulai dari membiasakan mengatur pola makan dan memulai olahraga ringan teman teman, Oiya dimas dulu juga pernah menjalani program diet ketat loh teman teman. Jadi selama beberapa waktu dimas itu hanya minum jus buah setiap harinya dan tidak mengkonsumsi makanan selain jus buah dan air mineral. Alhamdulillah setelah beberapa bulan berat badan dimas yang awalnya 104 Kg bisa turun menjadi 70Kg teman teman. Tapi tidak hanya program diet saja teman teman yang dimas lakukan... Dimas juga melakukan latihan seperti lari, pull up, sit up, dan renang.
Dimas melakukan olahraga lari setiap hari teman teman, dimas lari pagi sebelum berangkat sekolah dimulai dari setelah sholat shubuh dimas mulai oalahraga jogging pagi sampai jam 5 pagi, lalu sepulangnya dari sekolah dimas juga menyempatkan olahraga seperti lari, push up, dan sit up sebelum dimas mengikuti bimbel di malam hari teman teman.
Motivasi dimas sangat tinggi teman teman dalam menyiapkan pendaftaran Anggota TNI AD ini, karena dimas merasa sangat bangga terhadap TNI, dan dimas sangat ingin menjadi dari keluarga besar TNI Khususnya TNI AD.
Awal pendaftaran dimas yang pertama adalah di tahun 2017 teman teman. Diawali dengan pendaftaran online melalui website, lalu melaksanakan tes administrasi. Pada tes administrasi dimas masih mengalami kelancaran teman teman, masuk ke tes kesehatan dimas juga masih lolos, lalu pada saat masuk ke tes jasmani dan melaksanakan tes jasmani, disini dimas mengalami kendala teman teman. Jadi kendala yang dimas hadapi adalah ada beberapa bagian dari tes jasmani yang dimas merasa kurang mampu, nah... disini dimas mulai merasa kaya sepertinya aku ngga lolos deh.... Dan ternyata betul teman teman, setelah selesai melaksanakan rangkaian tes sampai terakhir di tes jasmani dimas tidak lolos teman teman, dan nilai dimas kurang di jasmaninya.
Setelah pengalaman dimas waktu itu, dimas jadi berfikir sepertinya dimas harus berlatih lebih giat lagi deh.... Jadi Orang tua dan dimas sendiri juga memutuskan kalau dimas harus ada pembimbing yang bisa membimbing dimas dalam latihan. Akhirnya kami sekeluarga memutuskan kalau dimas berangkat ke Jakarta untuk bertemu sama kakak sepupu dimas.
Setelah dimas berangkat ke Jakarta, Dimas bertemu dengan Kakak sepupu dimas teman teman, pada saat dimas berada di Jakarta dimas dibimbing oleh saudara dimas, Dimas dibimbing tentang soal Psikologi sampai dimas benar benar memahami apa itu psikologi dan seperti apa tesnya.
Lalu setelah dimas di Jakarta untuk mengikuti Bimbel Psikologi, dimas diantarkan ke Tangerang, tepatnya di Serpong, disitu dimas tinggal di Batalyon Arhanud-ri 1 Kostrad. Dimas tinggal bersama kakak sepupu dimas. Pada saat dimas di Serpong, dimas mengikuti bimbingan pelatihan jasmani untuk mempersiapkan tes untuk masuk menjadi Anggota TNI AD.
Kenapa dimas kok tidak menjalani pelatihan sendiri dan kenapa kok harus jauh juah ke Jakarta dan Tangerang untuk latihan saja? bukannya malah buang buang waktu, tenaga, dan uang ya? di jawa timur ada kan?, jadi begini teman teman... kenapa dimas mengikuti pelatihan pelatihan tersebut adalah supaya dimas dapat berlatih secara intens, terukur, dan tepat sasaran teman teman, karena kalau dimas melaksanakan latihan sendiri dimas merasa kurang yakin dengan hasil yang didapat teman teman. Kalau masalah buang buang uang menurut dimas ngga juga sih, karena dimas merasa tidak ada uang yang dimas buang, malah uang tersebut dimas manfaatkan.
Cukup lama dimas berasa di Jakarta dan Tangerang, tak terasa waktu sudah mendekati pendaftaran TNI AD, dan dimas harus kembali ke rumah untuk menyiapkan berkas berkas yang dibutuhkan. Sesampainya dimas dirumah dimas langsung menyiapkan beberapa berkas yang digunakan untuk memenuhi administrasi tersebut teman teman.
Dimas memulai pendaftaran TNIA AD yang ke 2, disitu dimas merasa dimas harus bisa dan harus lolos ditahun ini, jadi Dimas memaksimalkan semua tes yang harus dimas lalui. tes sub Panda sudah dimas lalui dengan lancar, lalu masuk ke tes Panda/daerah, pada tes Panda semangat dimas malah lebih terpacu teman teman, selain dari semakin berkurangnya peserta di tes panda dimas menemui hal baru yaitu tes wawancara dan tes psikologi teman teman. Semua tes Panda sudah dimas lalui dengan lancar, dan pada saat pengumuman, Alhamdulillah dimas lolos menuju tes berikutnya/ tes panpus(tes pusat). Dimas berangkat menuju tes pusat yang ada di Pussenif Bandung bersama peserta lainnya menggunakan bus yang sudah disediakan. Sepanjang perjalanan dimas merasa tegang teman teman, karena ini bukan perjalanan wisata melainkan menuju tempat tes pusat yang dimana peserta yang mengikuti dari seluruh wilaya Indonesia teman teman.
Sesampainya dimas di Bandung, dimas memulai kegiatan tes pusat ini teman teman, pada saat tes pusat dimas merasa tegang tetapi juga merasa sangat senang karena dimas sudah mencapai di titik ini teman teman, banyak tes dimas lalui dengan maksimal, nah pada tes pusat ini dimas pernah sekali merasa hampir menyerah teman teman... Tetapi dimas ingat perjuangan Oran tua dimas keluarga keluarga dimas, jadi dimas harus lebih semangat dan giat lagi, akhirnya dimas pacu semangat dimas lagi teman teman..., dan di tes tingkat pusat ini dimas mendapat banyak teman baru teman teman, dimas sangat bahagia disini, jadi tes yang lumayan lama ini dapat dimas lalui dengan lancar dan tanpa tekanan apapun karena disini dimas bisa sharing pengalaman dan masalah bersama teman teman baru.
kegiatan tes pusat sudah selesai dilaksanakan, dan disinilah pengumuman kelulusan dimulai. Disini dimas merasa sangat tegang karena dimas sudah sampai di titik ini dan tinggal selangkah lagi menuju kelulusan, tetapi Allah berkehendak lain. Dimas ternyata tidak lolos dalam tes AKMIL dan dimas diberi pilihan untuk mengikuti pendidikan Bintara TNI AD. Ada rasa kecewa, sedih, dan benci, tetapi disini dimas juga tidak boleh menunjukkan kesedihan dimas didepan orang tua dan saudara saudara dimas...
Dan pada akhirnya dimas memilih masuk mengikuti pendidikan Bintara TNI AD, Alhamdulillah disini dimas tidak mengikuti tes apapun teman teman karena dimas sudah mengikuti tes AKMIL sampai pada tes pusat, dan juga ada beberapa teman dimas yang berasal dari tes panpus AKMIL.
Alhamdulillah pada bulan Februari 2019 Dimas lulus dan dilantik menjadi Anggota TNI AD, Alhamdulillah disini dimas masuk tanpa membayar biaya apapun, jadi teman teman yang berfikiran kalau daftar TNI itu bayar, kalian salah besar teman teman. Dimas sudah merasakan sendiri kalau masuk atau mendaftar TNI itu gratis.
Demikian cerita singkat dan pengalaman dimas dalam mengikuti tes masuk menjadi Anggota TNI AD, semoga teman teman semua dilancarkan dan dimudahkan rezekinya, dan apa yang menjadi cita citanya segera terwujud dan dimudahkan jalannya. Aamiinn Aamiinn Yarabbal'alamiinn.....
Terimakasih teman teman sudah membaca cerita singkat dimas, jangan lupa share dan comment yaa teman teman, InysaAllah dimas muali aktif lagi teman teman hehe...
Terimakasih teman teman sudah membaca cerita singkat dimas, jangan lupa share dan comment yaa teman teman, InysaAllah dimas muali aktif lagi teman teman hehe...
Waasalamualaikum wr wb....
Komentar
Posting Komentar